
Semakin lama semakin tidak kuasa aku menahan rasa rindu yang bergejolak di dadaku, hanya saja aku tak tau harus berbuat apa. Segala upaya telah kutemph untuk membuatnya nyaman berada disisiku, agar ia tak perlu pergi meninggalkan ku, tapi apalah dayaku. Hanya bisa tersungkur dan menangis, berharap ia bisa kembali disisiku lagi, kembali menjadi sosok yang pernah membuatku merasa nyaman didekatnya.
"Tak akan pernah habis rasa sayangku untukmu, sampai kapanpun."
Entah kapan ia akan merasakan hal yang sama. Terlalu naif kalau aku berusaha melupakannya, karena sampai kapanpun ia akan menjadi kenangan terindah dalam hidupku. Aku bersyukur bisa mengenalnya, seseorang dengan kepribadian yang sangat jarang ditemui untuk saat ini. Polos, lugu, penuh canda tawa, misterius, ahh rasanya tak pernah habis jika berbicara tentang dia.
"Kamu segalanya bagiku, tak kan terganti dan selalu dihati"
Mungkin sedikit caraku yang membuatku jauh dengannya. Apa aku salah? Aku hanya inginkannya. Sedikit perubahannya membuat emosiku terkoyak, tidak pernah bisa stabil kala menghadapinya. "Aku tak mengerti dia", karena cinta ini hanya aku yang merasakannya. Aku hanya ingin ia tau, kalau hanya ia yang selalu ada dalam fikirku, yang selalu turut dalam hembusan nafasku.
Ia yang terakhir!!!
Keindahannya benar-benar membuatku terpana, belum pernah aku bertemu dengan orang se-istimewa seperti dia. Begitu perih berusaha membuatnya merasa, namun aku tetap bertahan. Begitu berat rasa ingin memeluknya, sayangnya semua hanya anganku saja, karena ia tak pernah tau tentang rasa ini. Seandainya bisa terulang kembali saat ia berada disisiku, aku tak rela kehilanganmu. Tak rela berpisah dengannya. Kuminta, kau katakan cinta saat kuterjaga,adakah kau rasa, namun kini Cintaku telah hilang!
Kangen
Label:
My Love
- Minggu, 01 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




0 komentar:
Posting Komentar